Rokhmin Dahuri. Nama mantan Menteri yang sekarang ini sedang in di televisi karena kasusnya mengenai dana non bujeter Depertemen Kelautan dan Perikanan. Kasus yang tempo hari membawa-bawa mantan calon Presiden RI yang mantan ketua MPR, yang akhirnya juga membawa-bawa nama Presiden saat ini. Yang tempo hari Pak mantan Menteri ini dituntut 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.
Bukan hal itu yang ingin saya ceritakan.
Ada satu periode tertentu dalam sejarah hidup saya dimana saya (pribadi) terkesan dengan Pak Rokhmin. Sekitar lima tahun lalu, ketika saya masih kuliah di kampus *tjaptoegoe*, jurusan saya mengadakan semacam seminar nasional yang salah satu agendanya adalah mengundang Pak Rokhmin yang waktu itu masih menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, sebagai narasumber. Saya yang waktu itu masih naif dan konyol (sekarang sih masih :p) menjadi salah satu seksi sibuk untuk mensukseskan acara tersebut. Nah, saya kebagian nungguin meja depan dengan “buku tamu” (waktu itu bentuknya cuma lembaran kertas HVS) untuk diisi oleh setiap peserta yang akan memasuki ruang seminar.
Waktu itu saya melihat serombongan orang datang. Saya lihat orang tersebut langsung saja hendak ngeloyor langsung ke ruang seminar. Dengan naifnya, langsung saja saya teriak (nggak keras-keras amat seh….) :
“Pak, buku tamunya tolong diisi….”
Bapak yang berada paling depan langsung berbelok ke arah saya untuk kemudian mengisi buku (lembaran) tamu tersebut, dan kemudian melanjutkan jalannya menuju ruang seminar. Saya tak melihat namanya di lembaran tersebut. Saya lihat dosen saya di kejauhan menatap saya sambil terbengong, seakan tak percaya dengan apa yang barusan dilihatnya, dan saya juga tak mengerti mengapa beliau jadi bengong begitu. Setelah seminar dimulai, baru seorang kawan saya memberitahukan bahwa orang yang barusan saya “instruksikan” untuk mengisi buku tamu adalah Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan…!!! Dan Dosen saya menatap saya dengan bengong karena beliau tak percaya bahwa saya sebegitu tololnya hingga tak mengenali Bapak Menteri…Ketika saya lihat di lembaran tamu, tertulis:Rokhmin Dahuri, Menteri Kelautan dan Perikanan. Hahahahahahahahahahaha…….
Saya akui, saya memang tak mengenali wajah Pak Menteri, tapi saya tahu kalau Menteri Kelautan dan Perikanan itu Rokhmin Dahuri. Itu dulu, lima tahun yang lalu. Tapi sekarang, saya jadi cukup familiar dengan wajah Pak Menteri yang sama, karena sering terlihat di layar televisi. Dan sekarang jalan ceritanya telah berubah. Betapa hebatnya Sang Waktu…
Saya lihat berita di televisi, para nelayan Pantura datang ke persidangan untuk membela Pak mantan Menteri. Saya tidak tahu motivasi mereka, apakah murni sesuai hati nurani atau ada motivasi lain, dan saya juga tidak tahu apa yang telah Bapak mantan Menteri lakukan kepada mereka hingga mereka mau datang membela Pak mantan Menteri (jika mereka datang karena hati nurani..)…
Tapi satu hal yang jelas saya catat dari Pak mantan Menteri, bahwa beliau orang yang bersahaja dengan kesediaan beliau menandatangani lembaran tamu yang begitu sederhana, tanpa protes atau mengatakan apapun, atas instruksi saya…