![]()
Judul Buku : Little Indiscretions
Penulis : Carmen Posadas
Penerbit : Penerbit Bentang (February 2007)
Publishers Weekly menggambarkan : “kisah yang menggetarkan dan tak terduga” untuk novel yang memenangkan Planeta Prize 1998 ini. Planeta Prize sendiri merupakan penghargaan sastra paling prestisius di Spanyol.
Adalah Nestor Chaffino, seorang koki dan pembuat pai yang terkenal namun begitu lugu, sebagai tokoh sentral novel ini. Ia menuliskan resep-resep rahasianya pada sebuah buku. Selain itu, ia juga pernah mengatakan pada para pekerjanya bahwa ia mengetahui banyak rahasia, namun ia tak mengatakan rahasia apa itu.
Padanya bekerja seorang bocah Ceko bernama Karel, yang bertugas menjadi pesuruh di perusahaan katering milik Nestor. Dia pada awalnya adalah seorang binaragawan, namun kemudian ia ingin menjadi seorang penyanyi terkenal. Apa boleh buat, takdir malah membawanya menjadi seorang pesuruh bagi Nestor.
Bekerja pula pada Nestor seorang muda bernama Carlos. Dia adalah anak seorang dokter yang mendebarkan (…ehmmmm…) dan ibunya telah meninggal ketika ia baru berusia empat tahun. Yang tak diketahui Carlos, ibunya, Soledad , bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai atas rumah ibu Soledad setelah ia mengetahui perselingkuhan suaminya, Ricardo Garcia, dengan kakaknya sendiri, Adela. Carlos sendiri jatuh hati dengan perempuan dalam lukisan yang ia temukan di dalam lemari di rumah Neneknya, dan ia selalu mencari bentuk perempuan itu di dunia nyata, yang akhirnya ia temukan pada Adela Teldi, istri Ernesto Teldi, seorang mantan model yang tak muda lagi. Mereka pun bercinta. Yang tak diketahui lagi oleh Carlos, Adela Teldi adalah bibi-nya, Adela Teldi-lah perempuan dalam lukisan itu, Adela Teldi-lah yang membuat ibunya bunuh diri, dan Adela Teldi-lah yang membuat Ricardo Garcia tak diterima oleh Nenek Carlos, yang akhirnya mewariskan rumah beserta isinya untuk Carlos. Hanya Nestor Chaffino yang tahu tentang semua itu.
Staff Nestor yang lain adalah Chloe Trias, anak seorang kaya yang diam-diam jatuh cinta pada Eddie, kakak lelakinya sendiri yang telah meninggal dunia ketika mereka masih kecil.
Ernesto Teldi, suami Adela, adalah seorang kolektor benda seni yang pada masa lalunya pernah terlibat dalam tragedy berdarah di Argentina. Hal yang sangat ia rahasiakan dan membuatnya selalu bermimpi buruk. Lagi-lagi, Nestor mengetahuinya.
Ada pula Serafin Tous, seorang teman keluarga Teldi, dan seorang Hakim yang disegani. Tapi, siapa yang menduga kalau ia adalah seorang pedophilia? Hanya Nestor yang tahu.
Suatu hari, Nestor dan Carlos mendatangi Madame Longstaffe, seorang peramal yang semarak. Sang peramal mengatakan bahwa hidup Nestor tak akan lama lagi dan ada 4 T yang berperan di baliknya. Tapi Nestor tak menggubrisnya.Suatu kali, Ernesto Teldi mengadakan pesta bagi para pecinta seni di kediamannya. Nestor dipilih sebagai penyedia jasa kateringnya. Setelah pesta usai, setiap orang kembali ke kamar dan pikiran masing-masing. Hanya Nestor yang masih sibuk dengan pikiran tentang masakan yang barusan ia sajikan. Ia kemudian menuju lemari pendingin keluarga Teldi untuk mengambil sesuatu. Pada saat bersamaan, ketika Nestor sedang di lemari pendingin, Ernesto, Adela, dan Serafin secara aneh muncul bersamaan di dapur. Ya, mereka memang ingin membunuh Nestor karena khawatir rahasia mereka akan terbongkar.
Pintu lemari pendingin kemudian berbunyi “klik”, pertanda ada yang menutupnya dari luar, dan Nestor tak bisa membukanya. Tombol tanda bahaya pun tak berhasil ia temukan. Pada saat sekarat, Nestor yang naïf bertanya-tanya : siapa yang ingin membunuhnya…? Ya, memang ada 4 T : Teldi, Teldi, Tous, dan Trias. Pada 3 T yang pertama ia maklum, karena ia mengetahui rahasia paling memalukan mereka. Tapi Trias…? Alasan apakah yang membuat ia tega membunuh Nestor..?
Mayat Nestor ditemukan oleh Karel. Dan siapakah yang secara sengaja mengunci Nestor di lemari pendingin? Chloe Trias. Ya, Chloe Trias. Karena ia sangat penasaran dengan buku yang sedang ditulis Nestor. Dipikirnya itu adalah buku yang berisi rahasia memalukan orang lain. Tapi Chloe kecele, buku itu ternyata berisi resep masakan rahasia Nestor. Dan Nestor sama sekali tidak pernah membeberkan rahasia 3 T yang lain.
Buku yang menarik. Carmen Posadas dengan lihai mempermainkan alur cerita, hingga semua karakter bisa dipahami latar belakangnya. Jalan pikiran masing-masing karakter dapat terbaca dengan jelas, sehingga kita menjadi sangat yakin bahwa beberapa dari karakter itu memang akan melakukan pembunuhan terhadap Nestor. Tapi ternyata pembunuhnya tidak terduga sama sekali dan dengan alasan yang sepele pula. Saya sarankan Anda untuk membacanya.
Salahkan kalau kita menyimpan rahasia..? Bahkan rahasia kita sendiri…?