Karena sudah telat seminggu. Karena merasa ada “sesuatu”, maka tadi pagi saya memakai s**si*i*. Dan, tak menunggu lama, muncullah dua garis merah
Dan begitulah. Pukul 11.00 hari ini saya sudah ber-hai-hai lagi dengan ginekolog saya yang…ehmmm…itu…di RSB YPK, Menteng.
“Hai, Dok…”
“Sudah hamil lagi…?”, Dokter favorit saya ini terkekeh sambil geleng-geleng kepala, kebiasaannya yang menyebalkan sekaligus menggemaskan.
Kemudian…bla-bla-bla…..periksa pakai USG…sudah 5 mingguan…darah tinggi…dan sebagainya…
“Tensivask-nya saya ganti ya…?”
“Oke..ganti apa, Dok..?”
“Aldomet, aman buat Ibu hamil…”
“Wokeh. Tapi saya ndak mau Adalat”
“Kenapa..? Deg-degan…?”
“Iya. Keringetan lagi. Kayak kalo mau ketemu Dokter (wakakak…yang ini khayalan doang..)”.
Itulah kenapa saya “setia” dengan dr. Yusfa. Berbicara dengannya seperti berbicara dengan teman lama, tak merasa “terintimidasi”, seperti kalau saya berkunjung ke Dokter lain pada umumnya
Kehamilan kedua ini rasanya jadi lebih santai. Enggak gabruk-gabruk macam dulu lagi, tinggal melakukan ritual ini. Semoga juga lancar.
“Nomer HP Dokter masih sama kayak yang dulu kan…?”
“Iya…Eh, selamat dulu dong..” Pak Dokter menyalami saya dengan hangat….
Kalau dr. Yusfa saja mengucapkan selamat atas kehamilan kedua saya ini, mengapa saya tidak mengucapkan selamat pada diri sendiri..?
Baiklah, selamat atas kehamilannya lagi, buat diri saya sendiri

congrats sis,
btw..kudu nyalip 2 lap neh..
By: commercial_boy_007 on April 11, 2008
at 8:49 am
Moga cakep ky bapanya, pinter kaya ibunya N baik kaya saya… hehehe…
By: kamil on April 28, 2008
at 11:10 pm
Wadohhhh….Amien, deh
Makasih do’anya…
By: annaherdianto on April 29, 2008
at 7:05 am