<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Cerita Kepiting</title>
	<atom:link href="http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/</link>
	<description>Priyantun Estri ingkang Radi Biayakan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 05:04:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: commercial_boy_007</title>
		<link>http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/#comment-553</link>
		<dc:creator>commercial_boy_007</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 03:18:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annaherdianto.wordpress.com/?p=260#comment-553</guid>
		<description>stay cool girl...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>stay cool girl&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kera ngalam</title>
		<link>http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/#comment-552</link>
		<dc:creator>kera ngalam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 06:48:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annaherdianto.wordpress.com/?p=260#comment-552</guid>
		<description>Wah...salah pengertian rek...mosok bosoku kasar se ? Lagian aku juga sdh ngomong kalau mungkin pendapatku ini keliru...emang kalau urusan migas kamu ahlinya. Sori yo aku gak bermaksud opo2...Cuman sharing aja yang aku ketahui selama ini, diluar Migas yang menurutmu memang tidak bisa disamakan dengan yang lain. Tapi mengenai OE...pertanyaanya : emang Owner selalu benar estimasinya ? Akar permasalahannya kan dari itu. Karena aku pernah ikut tender dan Owner mengakui bahwa OE nya keliru. Terlalu rendah. Contoh tender Pertamina Tanker 30,000 DWT tahap pertama lima tahun yll. Mereka mengakui bahwa OE nya terlalu rendah. Sehingga dalam tahap komersial nggak ada satu bidderpun yang memenuhi syarat. Aku juga nggak habis pikir, bagaimana bisa OE yang menurutku adalah hal yang &quot;sangat rahasia&quot; itu bisa beredar di para kontraktor. Dampaknya ya jelas...jelas mereka akan men-drive pe-launching tender....Atau mungkin ada perbedaan juga dengan cara lelang Migas ?
Terus masalah direct selection....aku sebagai rakyat jelata cuman berpikir begini...pengadaan barang/jasa yang ditenderkan aja bisa &quot;dimainkan&quot;, apalagi yang nggak melalui itu....yach positive thinking aja lah, moga2 ini karena memang untuk kepentingan orang banyak, sehingga ada aturan2  &quot;khusus&quot; yang hanya diberlakukan untuk proses pengadaan barang &amp; jasa dibidang migas. 

Terus....mengenai penggemar...seingatku kamu pernah bilang bahwa kamu dapat oleh2 dari penggemarmu yang lagi bertugas di balikpapan...terus aku cuma menggabung-gabungkan aja sama cerita dibog ini....kalau keliru ya mohon maaf sebesar-besarnya.

Thanks

&lt;em&gt;Jawaban pertanyaan sampeyan : tentu saja tidak. Pertanyaan sebaliknya : memangnya harga yang ditawarkan bidder melulu karena itung-itungan di atas kertas...? Jawabannya : tentu saja juga tidak. Lalu, apakah penyelenggara lelang menyerah begitu saja..? Revisi OE sesuai tawaran? Nanti dulu.

Adalah naif apabila sampeyan mengatakan tidak habis pikir bagaimana OE bisa bocor ke kontraktor. Untuk orang yang biasa bergiliran jadi penggembira tender, hal ini bukan sesuatu yang mengagetkan, bukan...? Direct selection tidak semudah dan sepicik yang sampeyan perkirakan. Ada sederet persyaratan dan konsekuensi yang harus ditanggung.

Mengenai penggemar, sampeyan masih terlalu sok tahu soal itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah&#8230;salah pengertian rek&#8230;mosok bosoku kasar se ? Lagian aku juga sdh ngomong kalau mungkin pendapatku ini keliru&#8230;emang kalau urusan migas kamu ahlinya. Sori yo aku gak bermaksud opo2&#8230;Cuman sharing aja yang aku ketahui selama ini, diluar Migas yang menurutmu memang tidak bisa disamakan dengan yang lain. Tapi mengenai OE&#8230;pertanyaanya : emang Owner selalu benar estimasinya ? Akar permasalahannya kan dari itu. Karena aku pernah ikut tender dan Owner mengakui bahwa OE nya keliru. Terlalu rendah. Contoh tender Pertamina Tanker 30,000 DWT tahap pertama lima tahun yll. Mereka mengakui bahwa OE nya terlalu rendah. Sehingga dalam tahap komersial nggak ada satu bidderpun yang memenuhi syarat. Aku juga nggak habis pikir, bagaimana bisa OE yang menurutku adalah hal yang &#8220;sangat rahasia&#8221; itu bisa beredar di para kontraktor. Dampaknya ya jelas&#8230;jelas mereka akan men-drive pe-launching tender&#8230;.Atau mungkin ada perbedaan juga dengan cara lelang Migas ?<br />
Terus masalah direct selection&#8230;.aku sebagai rakyat jelata cuman berpikir begini&#8230;pengadaan barang/jasa yang ditenderkan aja bisa &#8220;dimainkan&#8221;, apalagi yang nggak melalui itu&#8230;.yach positive thinking aja lah, moga2 ini karena memang untuk kepentingan orang banyak, sehingga ada aturan2  &#8220;khusus&#8221; yang hanya diberlakukan untuk proses pengadaan barang &amp; jasa dibidang migas. </p>
<p>Terus&#8230;.mengenai penggemar&#8230;seingatku kamu pernah bilang bahwa kamu dapat oleh2 dari penggemarmu yang lagi bertugas di balikpapan&#8230;terus aku cuma menggabung-gabungkan aja sama cerita dibog ini&#8230;.kalau keliru ya mohon maaf sebesar-besarnya.</p>
<p>Thanks</p>
<p><em>Jawaban pertanyaan sampeyan : tentu saja tidak. Pertanyaan sebaliknya : memangnya harga yang ditawarkan bidder melulu karena itung-itungan di atas kertas&#8230;? Jawabannya : tentu saja juga tidak. Lalu, apakah penyelenggara lelang menyerah begitu saja..? Revisi OE sesuai tawaran? Nanti dulu.</p>
<p>Adalah naif apabila sampeyan mengatakan tidak habis pikir bagaimana OE bisa bocor ke kontraktor. Untuk orang yang biasa bergiliran jadi penggembira tender, hal ini bukan sesuatu yang mengagetkan, bukan&#8230;? Direct selection tidak semudah dan sepicik yang sampeyan perkirakan. Ada sederet persyaratan dan konsekuensi yang harus ditanggung.</p>
<p>Mengenai penggemar, sampeyan masih terlalu sok tahu soal itu.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bejan syahidan</title>
		<link>http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/#comment-551</link>
		<dc:creator>bejan syahidan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 06:42:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annaherdianto.wordpress.com/?p=260#comment-551</guid>
		<description>Ee...ee...eee...
berantem hebat nih...
sama2 bener...
tapi pasti ada yg lebih bener...
tapi mana yg bener ya...?

Gak papa kok...
tengkarnya orang pinter tu..
tetap aja bawa manfaat...
&#039;kelainya&#039; pake ilmu sih...
Aku ra mudheng blassss...

Kagem kera Ngalam...
kalo boleh tanya...
sepertinya dah lama ngempet mo &#039;hantam&#039; ya...?

Kagem Mbak Anna...
sabar to mbak...
balasnya jangan telak2 dong...
he..he...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ee&#8230;ee&#8230;eee&#8230;<br />
berantem hebat nih&#8230;<br />
sama2 bener&#8230;<br />
tapi pasti ada yg lebih bener&#8230;<br />
tapi mana yg bener ya&#8230;?</p>
<p>Gak papa kok&#8230;<br />
tengkarnya orang pinter tu..<br />
tetap aja bawa manfaat&#8230;<br />
&#8216;kelainya&#8217; pake ilmu sih&#8230;<br />
Aku ra mudheng blassss&#8230;</p>
<p>Kagem kera Ngalam&#8230;<br />
kalo boleh tanya&#8230;<br />
sepertinya dah lama ngempet mo &#8216;hantam&#8217; ya&#8230;?</p>
<p>Kagem Mbak Anna&#8230;<br />
sabar to mbak&#8230;<br />
balasnya jangan telak2 dong&#8230;<br />
he..he&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kera ngalam</title>
		<link>http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/#comment-550</link>
		<dc:creator>kera ngalam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 01:29:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annaherdianto.wordpress.com/?p=260#comment-550</guid>
		<description>Oooooo....oleh2nya ternyata kepiting ...dulu ditanya oleh2nya apa dari penggemar aja nggak ngaku....
Cuman yang menjadi catatan saya adalah paragraf terakhir...si pembeli kepiting bermaksud &quot;minta bantuan&quot;....perasaan ini pernah aku sampaikan....karena jarang2 ada lelaki atau seseorang yang baru kita kenal terus ngasih oleh2, tanpa pamrih apa2. Pasti ada maunya....dan mungkin maunya adalah &quot;minta bantuan&quot; itu...

Terus mengenai OE...Emang Owner selalu bener estimasinya ? Terus apa sih dasarnya Owner menentukan OE ? Mestinya OE itu fleksible dan tidak bisa fix karena fluktuasi harga yang dipengaruhi berbagai macam faktor. Terus untuk produk Oil &amp; Gas mestinya OE nya cukup spesifik. Tidak bisa melihat/ menggunakan referensi harga pasar, karena produknya cukup terbatas didunia ini. Jadi OE untuk produk Oil &amp; Gas harus dihitung satu persatu dan merupakan hasil sourcing yang up to date. Nggak bisa kita mengkalkulasi OE hanya dengan estimasi. Apalagi nilainya sangat-sangat besar. 
Terus...Emang bisa direct selection untuk pengadaan barang dan jasa di bumi indonesia ini ? Seingat saya semuanya telah diatur di Kepres 80. Kalau yang lolos kualifikasi cuman satu, ya harus retender. Ngapain pusing2. Nggak tau lagi kalau emang nggak pakai Kepres 80 sebagai pedoman.

Sori sebelumnya...Saya tidak bermaksud menggurui, karena saya tau anda lebih pinter mengenai ini, terbukti dengan banyaknya penggemar ( nggak ada hubungannya ). Cuman saya ingin sharing aja tentang sedikit yang saya ketahui. Sangat mungkin pendapat saya ini keliru.
Keep in touch......

&lt;em&gt;Mas..Oom..Pakdhe...Tumben sampeyan sarkastis sama saya. Ada beberapa hal yang pengin saya klarifikasikan :
1. Kepiting itu bukan dari penggemar,
2. OE..?Tergantung. Tergantung barang macam apa yang akan saya pesan. Tergantung saya mau beli atau sewa. Dan masih banyak tergantung yang lainnya. Tolong dibaca, dalam kasus ini saya akan menyewa tanker Aframax. Kita bisa itung-itungan njlimet pakai teori tetek bengek, asessment pasar, dan sebagainya, tapi selalu saja ada faktor yang membuat kita tak berdaya. Disini adalah : bahwa kami kejepit dan kontraktor tau persis itu. Aspek lain,sampeyan boleh percaya boleh tidak, bahkan sebelum tender diluncurkan, kontraktor hampir pasti sudah tau OE dan spek yang kita punya. Nah,disini kita dituntut untuk bisa sedikit main-main :apakah kita menyerah di-drive pasar begitu saja atau tidak. Ngomong-ngomong, bukan hanya sekali ini kami tender kapal Aframax,
3. Di migas, kita pakai PTK 007. Sampeyan bisa cek di website BPMIGAS. Direct selection bahkan direct appointment pun dimungkinkan untuk diadakan, tergantung pertimbangannya. Keputusan Menteri bukan Kitab Suci, yang harus disakralkan tanpa mikir yang lain lagi. Selain itu, open tender tidak selamanya menguntungkan...
4. Migas untuk kepentingan orang banyak, sedikit pusing memikirkan strategi lelang adalah hal yang wajib.
5.Bukankah sampeyan memang selalu begitu :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oooooo&#8230;.oleh2nya ternyata kepiting &#8230;dulu ditanya oleh2nya apa dari penggemar aja nggak ngaku&#8230;.<br />
Cuman yang menjadi catatan saya adalah paragraf terakhir&#8230;si pembeli kepiting bermaksud &#8220;minta bantuan&#8221;&#8230;.perasaan ini pernah aku sampaikan&#8230;.karena jarang2 ada lelaki atau seseorang yang baru kita kenal terus ngasih oleh2, tanpa pamrih apa2. Pasti ada maunya&#8230;.dan mungkin maunya adalah &#8220;minta bantuan&#8221; itu&#8230;</p>
<p>Terus mengenai OE&#8230;Emang Owner selalu bener estimasinya ? Terus apa sih dasarnya Owner menentukan OE ? Mestinya OE itu fleksible dan tidak bisa fix karena fluktuasi harga yang dipengaruhi berbagai macam faktor. Terus untuk produk Oil &amp; Gas mestinya OE nya cukup spesifik. Tidak bisa melihat/ menggunakan referensi harga pasar, karena produknya cukup terbatas didunia ini. Jadi OE untuk produk Oil &amp; Gas harus dihitung satu persatu dan merupakan hasil sourcing yang up to date. Nggak bisa kita mengkalkulasi OE hanya dengan estimasi. Apalagi nilainya sangat-sangat besar.<br />
Terus&#8230;Emang bisa direct selection untuk pengadaan barang dan jasa di bumi indonesia ini ? Seingat saya semuanya telah diatur di Kepres 80. Kalau yang lolos kualifikasi cuman satu, ya harus retender. Ngapain pusing2. Nggak tau lagi kalau emang nggak pakai Kepres 80 sebagai pedoman.</p>
<p>Sori sebelumnya&#8230;Saya tidak bermaksud menggurui, karena saya tau anda lebih pinter mengenai ini, terbukti dengan banyaknya penggemar ( nggak ada hubungannya ). Cuman saya ingin sharing aja tentang sedikit yang saya ketahui. Sangat mungkin pendapat saya ini keliru.<br />
Keep in touch&#8230;&#8230;</p>
<p><em>Mas..Oom..Pakdhe&#8230;Tumben sampeyan sarkastis sama saya. Ada beberapa hal yang pengin saya klarifikasikan :<br />
1. Kepiting itu bukan dari penggemar,<br />
2. OE..?Tergantung. Tergantung barang macam apa yang akan saya pesan. Tergantung saya mau beli atau sewa. Dan masih banyak tergantung yang lainnya. Tolong dibaca, dalam kasus ini saya akan menyewa tanker Aframax. Kita bisa itung-itungan njlimet pakai teori tetek bengek, asessment pasar, dan sebagainya, tapi selalu saja ada faktor yang membuat kita tak berdaya. Disini adalah : bahwa kami kejepit dan kontraktor tau persis itu. Aspek lain,sampeyan boleh percaya boleh tidak, bahkan sebelum tender diluncurkan, kontraktor hampir pasti sudah tau OE dan spek yang kita punya. Nah,disini kita dituntut untuk bisa sedikit main-main :apakah kita menyerah di-drive pasar begitu saja atau tidak. Ngomong-ngomong, bukan hanya sekali ini kami tender kapal Aframax,<br />
3. Di migas, kita pakai PTK 007. Sampeyan bisa cek di website BPMIGAS. Direct selection bahkan direct appointment pun dimungkinkan untuk diadakan, tergantung pertimbangannya. Keputusan Menteri bukan Kitab Suci, yang harus disakralkan tanpa mikir yang lain lagi. Selain itu, open tender tidak selamanya menguntungkan&#8230;<br />
4. Migas untuk kepentingan orang banyak, sedikit pusing memikirkan strategi lelang adalah hal yang wajib.<br />
5.Bukankah sampeyan memang selalu begitu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bejan syahidan</title>
		<link>http://annaherdianto.wordpress.com/2008/10/19/cerita-kepiting/#comment-544</link>
		<dc:creator>bejan syahidan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 15:33:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://annaherdianto.wordpress.com/?p=260#comment-544</guid>
		<description>Lha..
bener kan...
Tidak sekadar iseng...

Dari yg iseng2 aja bikin banyak pihak tersengat...
Apalagi yg tidak iseng....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lha..<br />
bener kan&#8230;<br />
Tidak sekadar iseng&#8230;</p>
<p>Dari yg iseng2 aja bikin banyak pihak tersengat&#8230;<br />
Apalagi yg tidak iseng&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
